Rabu, 14 Desember 2011

Rusia Memveto Resolusi PBB terhadap Suriah


BAB I
PENDAHULUAN


A . LATAR BELAKANG MASALAH
Timur Tengah saat ini merupakan sebuah wilayah yang sedang mengalami gejolak politik yang luar biasa. Tak ada yang menyangka bahwa aksi bakar diri seorang tukang sayur Mohamed Bouazizi menjadi hulu ledak revolusi yang menyulut emosi rakyat hingga menumbangkan diktator Tunisia, Presiden Zein Abidin Ben Ali. Dan kini, gelombang revolusi itu telah menginspirasi sebagian besar jazirah. Menjalar sepanjang sahara menyusuri aliran sungai Nil, menjadi momok bagi diktator-diktator yang dalam hitungan beberapa dekade, memiskinkan sekaligus mengisolasi masyarakat jazirah arab dari modernisasi, khususnya kebebasan politik. Hal ini merupakan efek domino dari demam demokratisasi dan tekad untuk keluar dari keterpurukan multidimensi baik ekonomi maupun politik yang selama ini membelenggu sebagian besar rakyat di Timur Tengah.
Suriah merupakan salah satu negara di Timur Tengah yang sedang mengalami gejolak politik, dimana rakyatnya menuntut mundur presiden Bashar al-Assad. Tuntutan rakyat Suriah di latar belakangi oleh keberhasilan perjuangan rakyat Tunisia, Mesir, dan Libya yang berhasil menuntut mundur rezim otoriter di ketiga negara tersebut. Hal inilah yang menginspirasi rakyat Suriah untuk melakukan hal yang sama. Tuntutan ini merupakan akumulasi dari ketidakpuasan rakyat Suriah terhadap pemerintahan Assad yang dianggap otoriter. Bashar al Assad sendiri telah berkuasa sejak tahun 2000, mewarisi kekuasaan ayahnya Hafez al-Assad, yang berkuasa selama tiga dekade di Suriah.
Revolusi di Suriah sampai saat ini telah memakan banyak korban jiwa. Menurut PBB, lebih dari 2.700 orang telah tewas selama pergolakan di Suriah tersebut.[1] menentang pemerintahan Bashar yang berlangsung sejak Maret silam. Hal ini kemudian memicu negara-negara besar, seperti Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa untuk memberikan sanksi kepada Suriah. Sanksi yang diberikan berupa larangan ekspor minyak dan gas dari Suriah ke Uni Eropa. Amerika serikat juga memberikan sanksi berupa pembekuan aset dan larangan untuk melakukan bisnis di negaranya. Hal ini dilakukan dengan tujuan meredam tindakan represif pemerintahan Assad terhadap rakyat Suriah.
Selain itu pada tanggal 4 Oktober 2011 Dewan Keamanan PBB, berusaha untuk meloloskan sebuah resolusi yang akan memaksa Suriah menghentikan penindasan terhadap para penentang Presiden Bashar al-Assad. Resolusi ini hampir serupa dengan resolusi yang dikeluarkan Dewan Keamanan PBB terhadap pemerintahan Khadafi di Libya beberapa waktu lalu. Meski resolusi dirancang oleh Prancis bersama Inggris, Jerman dan Portugal ini mendapat dukungan dari mayoritas anggota Dewan Keamanan PBB, yaitu sembilan negara anggota DK PBB.  Namun kemudian resolusi ini gagal diloloskan karena dua negara pemegang hak veto yaitu Rusia dan Cina memberikan veto mereka terhadap resolusi yang di tawarkan oleh DK PBB tersebut.

B . RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah yang kami angkat dalam makalah ini adalah :
·         Apa yang menjadi dasar Rusia untuk memveto resolusi yang ditawarkan DK PBB terhadap Suriah ?

C . KERANGKA TEORITIS
Kebijakan Rusia untuk memveto resolusi yang ditawarkan DK PBB inilah yang akan penulis coba analisa. Kebijakan luar negeri suatu negara dapat dianalisis dengan banyak cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan konsep kerangka kerja yang didasarkan pada tiga level analisis, yaitu : tingkat internasional, nasional dan di tingkat individu. [2]
Dalam level internasional, fokus analisisnya adalah negara dan kepentingannya, dan kebijakan apa yang dibuat oleh pembuat kebijakan untuk mempromosikan kepentingan negaranya tersebut. Dalam tingkat internasional, perspektif yang paling berpengaruh fokus pada balance of power, realisme vs idealisme, geopolitik dan ide-ide mengenai globalisasi. Analisis tingkat kedua (nasional), mengakui bahwa para pengambil keputusan juga harus berurusan dengan politik domestik dan konflik kelembagaan di negara mereka sendiri ketika mereka merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan luar negeri. Perdebatan domestik mengenai kebijakan luar negeri dipengaruhi oleh banyak pertimbangan, dimana setiap negara memiliki masalah dan keadaan sendiri. Analisis tingkat ketiga, yaitu tingkat individu, bahwa persepsi pribadi, emosi, keanehan dan sifat psikologi pembuat kebijakan berpengaruh dan berperan dalam membentuk kebijakan luar negeri suatu negara. Pengaruh pembuatan kebijakan luar negeri yang muncul dari 3 tingkat analisis di atas, (internasional, nasional, individu), didefinisikan bahwa kebijakan luar negeri suatu negara merupakan hasil dari interaksi yang kompleks antara situasi sejarah, kondisi kelembagaan, orientasi psikologis serta perilaku individu pembuat kebijakan tersebut.
Tingkat analisis yang akan digunakan penulis dalam menganalisa kebijakan ini adalah dengan mengunakan tingkat analisis Internasional. Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa dalam tingkat analisis internasional fokus analisisnya adalah negara dan kepentingannya, dan kebijakan apa yang dibuat oleh pembuat kebijakan untuk mempromosikan kepentingan negaranya tersebut. Dalam tingkat internasional, perspektif yang paling berpengaruh fokus pada balance of power, realisme vs idealisme, geopolitik dan ide-ide mengenai globalisasi.












BAB II
PEMBAHASAN


A . Kebijakan Rusia Mem-Veto Resolusi PBB terhadap Suriah
Resolusi terhadap Suriah merupakan rancangan negara-negara Uni Eropa, yaitu Prancis bersama Inggris, Jerman dan Portugal. Dari 15 anggota DK PBB, sembilan diantaranya setuju dengan resolusi tersebut,  empat anggota abstain, yaitu Brasil, India, Lebanon dan Afrika Selatan. Dua negara pemegang hak veto, Rusia dan Cina jelas-jelas menolak resolusi tersebut dengan menggunakan hak vetonya. Kebijakan Rusia dan Cina untuk memveto resolusi yang ditawarkan DK PBB terhadap Suriah merupakan suatu pukulan telak bagi DK PBB dan juga Uni Eropa selaku penggagas resolusi tersebut. Hal ini membuktikan bahwa telah terjadi perpecahan di dalam tubuh DK PBB sendiri.
Penolakan Rusia ini dilatar belakangi oleh beberapa faktor. Pertama, Rusia merasa telah membuat kesalahan saat abstain ketika resolusi terhadap Libya digulirkan oleh DK PBB pada Maret 2011. Ini terlihat dari sikap Rusia yang mengecam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengenai operasi udara Barat di Libya beberapa waktu lalu. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuduh NATO menginterpretasikan resolusi PBB sesuai dengan keinginannya. Bahkan dalam perundingan dengan Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen di pertemuan NATO-Rusia yang diselenggarakan di kota Sochi di Laut Hitam, Rusia, Juli 2011. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan “Sejauh ini, tidak ada pengertian bersama tentang bagaimana resolusi itu dilaksanakan. Kami ingin resolusi ini dilaksanakan secara benar tanpa memperluas interpretasi. Sejak NATO menjalankan resolusi PBB, kita telah membahas sejauh mana hukum internasional telah dihormati.”[3] Rusia beranggapan bahwa serangan NATO di Libya malah menambah daftar korban jiwa rakyat Libya.
Bahkan sebelum Khadafi lengser dari jabatannya, Rusia mengecam tindakan Amerika Serikat dan negara-negara lain yang telah mengakui pemberontak Libya 'Dewan Transisi Nasional' (NTC) sebagai pemerintah yang sah. Rusia tidak berniat untuk mengakui pemberontak Dewan Transisi Nasional (NTC) sebagai otoritas resmi Libya, tapi bermaksud untuk memandangnya sebagai mitra negosiasi. Dalam pandangan Rusia, pengakuan negara-negara Barat dan kekuatan-kekuatan regional menentang pemerintah Libya dan mengorbankan rezim Muamar Khadafi di Tripoli, itu sama artinya dengan memilih berpihak dalam satu perang sipil.
Kekhawatiran Rusia ialah jika resolusi itu disetujui, maka akan disalahgunakan Barat untuk melakukan serangan militer asing ke Suriah, seperti yang terjadi di Libya. Rusia menegaskan, negaranya mengeluarkan veto karena resolusi itu tidak jelas dalam menekan Suriah dan tidak akan membantu meredakan konflik di negara Arab tersebut. [4] Resolusi yang ditawarkan Eropa dalam pandangan Rusia lebih berlandaskan filosofi konfrontasi, serta ancaman aksi yang tidak dapat diterima. Rusia menawarkan resolusi alternatif yang mengecam kekerasan oposisi serta Pemerintah Suriah, yaitu melalui jalan dialog untuk mengakhiri krisis.
Selain menolak resolusi tersebut, Rusia juga mengecam keputusan Uni Eropa yang memutuskan memboikot impor minyak Suriah untuk menekan Presiden Bashar al-Assad. Minyak menyumbang 25% pendapatan Suriah dan Uni Eropa menyerap 95% minyak produksi negeri yang tengah bergolak itu. Sehingga pemboikotan ini diharapkan akan memberi tekanan pada Presiden Bashar al-Assad. Namun bagi Rusia keputusan Uni Eropa yang berupa sanksi internasional  tidak akan membawa hasil apapun dalam meredakan krisis politik di Suriah.
Faktor kedua yang mempengaruhi mengapa Rusia menolak resolusi yang ditawarkan DK PBB terhadap Suriah adalah karena Suriah merupakan salah satu mitra dagang terbesar Rusia. Yevgeny Satanovsky Presiden Institut Studi Timur Tengah di Moskow mengatakan bahwa Rusia saat ini menjadi negara yang memiliki orientasi bisnis yang tinggi dan Pemerintah Rusia ingin melindungi investasinya yang ada di Suriah. Selain di bidang perdagangan, kerjasama kedua negara juga terjalin erat di bidang militer dan politik. Dalam satu artikel dari media Rusia, Moskow Times melaporkan, Investasi Rusia di Suriah pada 2009 lalu mencapai USD19,4 miliar atau sekira Rp1,7 triliun. Kerja sama yang diselenggarakan oleh Rusia dan Suriah umumnya merupakan perdagangan senjata, pembangunan infrastruktur, kerja sama energi, dan pariwisata.[5]
Jauh sebelum revolusi menggucang Timur Tengah, kerjasama militer antara Rusia dan Suriah sudah terjalin cukup erat. Sampai saat inipun Rusia terus mengekspor senjata ke Suriah meski adanya tekanan internasional untuk menghentikan perdagangan tersebut. Suriah selama ini merupakan importir utama senjata buatan Rusia. Mereka telah membeli jet tempur MiG-29M, dan sistem pertahanan udara Pantsir S1E dan Buk-M2E. Suriah juga berharap untuk menerima MiG-29SMT, pesawat latih tempur Yak-130, sistem rudal taktis Iskander, dan dua kapal selam diesel kelas Amur-1650. Rusia sebelumnya juga berjanji akan tetap menghormati kontrak 2007 tentang pengiriman beberapa rudal anti-kapal Yakhont Bastion dengan nilai 300 juta dolar AS,  meskipun ada upaya oleh Israel dan Amerika Serikat untuk menghentikan kesepakatan. [6]
Kepala Badan Ekspor Senjata Rusia atau Rosoboronexport, Anatoly Isaikin, mengatakan tidak ada sanksi dan larangan dari pemerintah untuk menjual senjata, maka untuk itu pengusaha wajib bertanggung jawab dalam memenuhi kontraknya. Berbicara pada pameran senjata internasional di Moskow, yang dihadiri Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Kepala Badan Eskspor Senjata Rusia, Anatoly Isaikin mengatakan Rusia memasok Suriah dengan jet pelatih Yak-130 dan perangkat keras militer. [7] Rusia terus berhubungan dekat dengan Suriah selama puluhan tahun dan tetap menjadi salah satu pemasok paling penting senjata bagi negara tersebut.










BAB III
KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan di atas, di dapat kesimpulan sebagai berikut :
Rusia didukung China memveto resolusi yang dikeluarkan Dewan Keamanan PBB terkait keputusan untuk mengakhiri konflik yang terjadi di Suriah yang digagas oleh negara-negara Eropa. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor, pertama, Rusia tidak ingin mengulang kesalahan dengan memberikan jawaban abstain seperti ketika resolusi yang dirancang untuk Libya, sehingga resolusi tersebut akhirnya disalahgunakan oleh NATO untuk melegalkan serangannya di Libya.  Kedua, Suriah merupakan salah satu mitra dagang terbesar Rusia. Sehingga Rusia berusaha melindungi asset-aset nya. Jauh sebelum revolusi menggucang Timur Tengah, kerjasama militer antara Rusia dan Suriah sudah terjalin cukup erat. Sampai saat inipun Rusia terus mengekspor senjata ke Suriah
Atas dasar itulah mengapa Rusia begitu bersikeras untuk menolak resolusi DK PBB kepada Suriah. Serta mengecam segala bentuk sanksi internasional, karena menganggap hal  tidak akan membawa hasil apapun dalam meredakan krisis politik di Suriah. Ini semua tidak terlepas dari kepentingan nasional Rusia sendiri, seperti yang telah disebutkan diatas. Karena kebijakan politik luar negeri suatu negara merupakan representasi dari kebijakan politik dalam negeri negara itu sendiri.











[1] Dikutip dari http://www.sipbulletin.com,  Konflik Di Suriah Terus Memakan Korban”, diakses tanggal 9 Desember 2011.

[2] Dikutip dari http://ilearn.unand.ac.id, diakses tanggal 7 Desember 2011.

[3] dari http://www.rakyatmerdekaonline.com , “Rusia Vs NATO Cekcok Gara-gara Operasi Libya” diakses tanggal 7 Desember 2011.

[4] Dikutip dari http://www.seputar-indonesia.com “Rusia-China Veto Resolusi Suriah”, diakses tanggal 7 Desember 2011
[5] Dikutip dari http://international.okezone.com , “Inilah Alasan Mengapa Rusia Membela Suriah”, diakses tanggal 7 Desember 2011.
[6] Dikutip dari http://skalanews.com , “Kena Sanksi PBB, Suriah Cuek Dan Tetap Belanja Persenjataan ” diakses tanggal 7 Desember 2011.
[7] Dikutip dari http://wartatv.com , “Rusia Tetap Menjual Senjata ke Suriah” diakses tanggal 7 Desember 2011.

Rabu, 23 November 2011

Tips Memenangkan Hati Laki-Laki

By : Ayupria Soedjarwo


Pernahkah kamu merasa begitu tergila-gila pada seseorang yang membutakanmu? Heh,,jangan malu untuk mengakui pada diri sendiri. Jadi katakanlah iya,,
Saat kamu berkata tidak pada dirimu justru hatimu akan semakin mengiyakannya, setidaknya itulah yang pernah terjadi padaku. Meskipun mungkin rasa cintaku bertepuk sebelah tangan,,Oh God,,how could its happen to me,,
Saat yang begitu indah, saat yang tak pernah akan dapat dilupakan dalam hidup kita dan hanya kita yang tahu karena kita yang merasakannya.

Berat memang bagi seorang wanita mencintai seorang laki-laki terlebih dahulu. Kita menjadi sama sekali tidak ada harganya, dan akan selalu direndahkan, dinomor duakan dan yang pasti apa yang kita mau tidak akan terwujud seperti kalau kita para wanita dicintai terlebih dahulu. Tapi yasudahlah, mungkin ini akan menjadi hikmah yang berarti besar untukku nanti, dan akan ku bagi bersama kalian sahabat-sahabatku. Befikirlah positif guys,, Mungkin saja dia belum menyadari betapa besar rasa cinta kita.
Namun sahabatku wahai para wanita, janganlah bersedih, suatu hari nanti ketika orang yang kalian cintai itu menemukan orang lain yang dia kejar-kejar, dia cintai dan dia usahakan, disitulah dia akan sadar, belajar dan mengerti bahwa ternyata tak ada cinta tulus setulus cinta yang pernah dia sia-sia kan.
Ketika saat itu datang, seorang wanita yang mencintai dengan tulus tidak akan dendam kepada orang yang dia cintai. Karena aku yakin cinta tulus seorang wanita, apabila mendapat feedback dari orang yang dia cintai akan menjadi cinta yang abadi, se abadi cinta seorang ibu kepadanya. Namun Guys,, tidak semua laki-laki seperti itu. Ada milyaran laki-laki yang akan menghargai cintamu di luar sana. jadi jangan bersedih ya,,
Guys, berikut ini, beberapa tips yang akan aku bagi untuk kalian jika kalian ingin memenangkan hati laki-laki, tentunya tips ini tidak akan berlaku jika kalian berada pada bargaining position yang lebih rendah,,yaitu kalian yang mencintai terlebih dahulu,,this rule wont be able to this condition,,misalnya aja kita analogikan ketika kita sedang memilih baju, kalau kita terlalu ingin mendapatkannya,,otomatis pedagangnya akan kekeh dengan harganya toh,,nah begitu juga dengan ini,,
Simak yuukk,,,,



  • Dalam hubungan percintaan, bagi para laki-laki nggak ada yang lebih menarik ketimbang perempuan yang punya harga diri dan bangga dengan dirinya sendiri. Jadi tempatkanlah dirimu setara namun tidak lebih tinggi darinya. Jangan biarkan dia mendiktemu, kecuali jika itu memang baik untukmu. Jangan biarkan dia memaki-makimu, tolak dengan keras ketika dia melakukan itu padamu, karena kamu punya harga diri.
  • Pikirkan kembali tentang, Apa sih untungnya buat aku punya hubungan sama cowok ini? Apa yang aku rasakan setelah cowok ini ada dalam hidupku? Apa bagusnya dia untukku?
    Guys,,guiding ini akan membantumu menilai secara objektif laki-laki yang kamu cintai, jadi cintamu padanya bukan cinta buta yang di kemudian hari akan menghancurkanmu.
  • Laki-laki akan menikahi perempuan yang nggak akan mau pasrah seperti keset.
    Nah disinilah kesalahan kita, ketika kita terlalu mencintai seseorang, kita terlalu pasrah dengannya hingga tidak mengindahkan saran dari orang terdekat kita. Meskipun dia memperlakukan kita seperti keset kita tetep diam aja. Guys,,Dont,,
  • Laki-laki nggak akan menikahi perempuan sempurna, mereka menikahi perempuan menarik.
    Jangan heran ketika kamu sedang berjalan-jalan kemudian tiba-tiba melihat sepasang kekasih yang cowoknya cool abis, tapi ceweknya memble gila deh,,
    Jangan tanya kenapa bisa? Tapi tanyalah apa yang telah diberikan si cewek kepada si cowok sampe dia mau? Semenarik apakah cewek itu sampe si cowok tergila-gila sama dia?
  • Ketika perempuan berusaha terlalu keras, laki-laki biasanya akan mengetes untuk melihat seberapa keras kita mau beruusaha.
    Oke, kita analogikan cinta sebagai bola frisbee, laki-laki akan melempar bola frisbee itu hanya untuk melihat seberapa tinggi kita bakalan melompat dan seberapa jauh kita akan mengejar frisbee itu. Jika kalian merasa hubungan kalian seperti ini, lebih baik tinggalkan dia dan katakan "ambil sendiri frisbee mu" secepatnya.
  • Jangan percaya komentar orang lain tentang dirimu.
    Guys, percayalah bahwa setiap wanita diciptakan unik. Jangan pernah merasa rendah diri karena ada seseornag yang berkomentar buruk tentangmu. Berpikir positiflah, mungkin dia hanya iri dengan dirimu. Kalau sudah begitu, masuk kamarmu dan putar lagunya Selena Gomes ' Who Says. Dan biarkan dirimu larut di dalamnya. Itu akan membuatmu lebih baik daripada harus mengurusi komentar orang-orang tentangmu.
  • Ini nih yang penting,,'Kamu bisa tahu seberapa besar seseorang menghargai kamu dengan seberapa besar orang itu respek terhadap opini kamu guys. Kalau dia nggak respek sama opini kamu, dia nggak akan respek sama kamu.
Guys,,lebih baik nggak disukai karena menjadi diri sendiri ketimbang disukai tapi nggak jadi diri sendiri. 




Referensi : Why Men Marry Bitches? by Sherry Argov

Senin, 21 November 2011

Kebiasaan yang Merusak Hubungan Anda dan Pasangan


Tak banyak orang yang menyadari bahwa beberapa kebiasaannya membuat hubungan dengan orang yang ia cintai menjadi berantakan. Ingin tahu kebiasaan apa saja?

Menyalahkan orang lain memang lebih mudah ketimbang melakukan introspeksi terhadap diri sendiri. Tapi benarkah kegagalan hubungan berasal dari pasangan, atau jangan-jangan kebiasaan Anda penyebabnya. Berikut beberapa kebiasaan yang harus Anda hindari karena dapat berakibat buruk pada pernikahan.

Berhenti mendengarkan
Kadang hubungan yang telah berjalan lama membuat anda dan pasangan sudah saling mengenal secara menyeluruh. namun yang sering terlupakan adalah, setiap manusia pasti mengalami perubahan. Mulai dari sikap, cita-cita, keinginan dan masih banyak lagi. Jangan buru-buru emosi saat merasa pasangan tak lagi seperti yang Anda kenali dulu. Coba diingat kembali, pernahkah Anda meluangkan waktu di sela kesibukan untuk sejenak mendengarkan kisahnya? Pernahkah Anda dengan sabar mendengarkan keluh kesahnya setiap ada masalah hanya untuk 10 menit saja? Jika jawabannya tidak, maka jangan heran jika secara tidak disadari, hubungan Anda dan pasangan semakin ada jarak. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang memiliki masa pacaran panjang atau lama.

Menghilangkan romantisme
Usia hubungan bukan alasan untuk berhenti bersikap romantis. Romantisme adalah milik siapapun, muda atau tua. Untuk para orang dewasa, tentu saja bukan romantisme yang menggebu-gebu layaknya anak ABG yang harus ditampilkan. Tapi ucapan sederhana seperti 'Aku sayang kamu' untuk memulai dan menutup hari tentunya tak berlebihan bukan?

Menyalahkan pasangan dalam segala hal
Merasa pasangan selalu membuat Anda kesal dengan sikap pelupanya, sikap cueknya juga kecerobohannya? Pernahkan Anda mengingatkan pasangan dengan bahasa dan tutur kata yang lembut tanpa emosi, ketimbang langsung marah, mengamuk dan menyulut pertengkaran berkepanjangan? Cobalah untuk tidak menyalahkan pasangan setiap saat. Jika memang ada kesalahan kecil yang dilakukannya, lebih baik ingatkan dia dengan tutur kata yang lembut. Tak ada gunanya bertengkar, karena hal itu tak akan mengubah apapun.

Lari dari pertengkaran
Jika memang ada hal yang harus dibicarakan, walau hingga harus bertengkar, tetap harus Anda hadapi. Pertengkaran juga merupakan salah satu cara untuk saling mengenal. Menahan emosi hanya akan menciptakan bom waktu dalam hubungan anda. Jika memang ada sesuatu yang menganjal, sebaiknya utarakan sebelum emosi anda memuncak. Menahan emosi dengan keluar rumah dan melampiaskan kegalauan bersama teman atau sahabat juga tidak disarankan. karena dalam emosi yang tidak stabil, segala hal buruk bisa saja terjadi.

Jika memang anda dan pasangan tak bisa lagi menyelesaikan perselisihan, lebih baik minta bantuan orang ketiga yang sifatnya netral.



Sabtu, 05 November 2011

Perjuangan rakyat Palestina ada di tangan kita


Oleh Ayupria Soedjarwo

Israel bersikukuh mempercepat pembangunan apartemen baru di kawasan Tepi Barat dan Jerusalem Timur. Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan rencananya akan ada pembangunan 2.000 apartemen baru. Ironisnya, para kuli bangunannya adalah warga palestina. Mereka tidak memiliki pilihan lain selain menjadi kuli bangunan agar dapat tetap menafkahi anak istri mereka.
Salah satu lokasi pembangunan apartemen baru tersebut adalah Har Homa, di kawasan Jerusalem Timur. Lokasi itu sejatinya merupakan wilayah caplokan Israel pada 1967. Nama baru untuk lokasi itu adalah Homat Shmuel. Pihak Israel mengatakan tahap konstruksi sempat terhalang oleh perizinan.
Sempat beberapa waktu lalu kita tahu bahwa PBB telah mengeluarkan resolusi kepada Israel dan Palestina. Pihak AS sendiri juga telah meminta kepada Israel agar menghentikan pembangunan pemukiman itu sementara waktu selama proses perundingan berlangsung. Namun semuanya itu tidak digubris. Bahkan resolusi PBB yang sempat dijadikan harapan oleh bangsa Palestina kemudian di veto oleh pihak AS.
Pertanyaannya kemudian adalah, Apa motif di balik AS terhadap konflik di Israel dan Palestina ini?
Disatu sisi AS mengecam Israel dan meminta Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman sementara waktu. Di sisi lain, AS selalu memveto resolusi PBB yang sekiranya merugikan Israel dan menguntungkan Palestina. Adakah politik standar ganda yang diterapkan AS disini?
Kalau iya, alangkah lebih baik persoalan Israel dan Palestina ini tidak dibawa ke dewan keamanan PBB, toh nanti hasilnya sama saja, PBB mengagendakan, PBB membuat resolusi yang disepakati mungkin saja oleh 2/3 anggota PBB, namun akhirnya di veto oleh AS.  Padahal kita ketahui biaya untuk melakukan ini semua tidaklah sedikit, lalu dananya darimana? Pertama dana diperoleh dari Amerika Serikat, kemudian urutan kedua ditempati oleh Jepang, ketiga dan seterusnya, sedangkan Negara kecil hanya mampu menyumbang 0,..% dari dana itu. Jadi bisa dimaklumi bahwa PBB juga secara dramatis bergantung pada AS.
Persoalan juga semakin pelik karena ternyata AS sebenarnya hanya boneka kaum yahudi, Nah Loh,,Tidak ada presiden AS yang benar-benar anti yahudi. DI sesi orasi ketika berkampanye mungkin saja mereka mengatakan ‘kami anti yahudi’ tapi di belakang siapa yang tahu? Karena kaum yahudi di amerika memegang sektor-sektor vital dalam kehidupan ekonomi. Kaum yahudi inilah yang menyetir keputusan pemerintah AS.Dan satu lagi, pendapatan para kaum yahudi itu sebagian untuk mendanai proyek pembangunan di Israel. Padahal kita sering mengkonsumsi bahkan sangat suka pada produk mereka ini.

Setelah kita mengetahui hal ini, akankah kita menjadi sangat idealis ataukah tetap realistis?
Kalau saya sendiri bisa keduanya, Idealis kalau ada alternative lain yang lebih bagus mutunya dari produk kaum yahudi. Kalau tidak ada ya tetap realistis, karena saya mengeluarkan uang tentunya dengan harapan ingin mendapatkan yang terbaik. Maka dari itu, jadilah konsumen barang yang bijak.

Yahudi Amerika

Hasan Barari

Harian Al-Arab Qatar


Statemen bahwa publik Yahudi di Amerika sebagai paling moderat dan liberal dianggap debatable ketika pertama kali mendengarnya. Yahudi Amerika lebih moderat dan liberal adalah hal yang diterima oleh kebanyakan orang. Namun realitasnya menginikasikan bahwa meski hakikatnya seperti itu, kesimpulan politik yahudi di Amerika masih menjadi factor penghambat solusi masalah Palestina. Organisasi-organisasi yahudi yang berpengaruh terhadap politik luar negeri Amerika yang menghambar kebebasan pemerintah Amerika dan mendesaknya untuk menudukung sikap-sikap Israel yang tidak membantu menciptakan situasi perdamaian.

Organisasi G Street Yahudi yang didirikan di Amerika dua tahun lalu melakukan pendataan terhadap sejumlah responden yang mewakili yahudi Amerika. Dari jajak pendapat yang dilakukan, Yahudi mendukung pemerintah Amerika sekarang yang berusaha mewujudkan perdamaian di Timur Tengah. Mereka lebih memilih jika elit pemerintah Amerika memiliki kekuatan untuk mewujudkan solusi mengatasi konflik. Yang menarik, timing jajak pendapat dilakukan pada saat situasi sulit dalam hubungan bilateral Amerika Israel. Hubungan itu mengalami penurunan akibat perbedaan mereka soal permukiman yahudi di Jerusalem Timur. Terutama setelah Israel melecehkan kehadiran wakil presiden Joe Bidden ketika berkunjung ke Tel Aviv dua bulan lalu.

Jajak pendapat menegaskan, ada sekitar 82 persen yahudi Amerika mendukung negara mereka (Amerika) memiliki peran penting dan efektif dalam membantu dua pihak yang berkonflik untuk menemukan solusi. Bahkan meski peran ini harus menyebabkan perbedaan Amerika dengan salah satu pihak yang berkonflik. Sementara itu 73 persen dari responden mendukung Amerika melakukan tekanan terhadap dua pihak yang berkonflik untuk memberikan solusi yang diinginkan menuju perdamaian. Bahkan 53 persen dari mereka mendukung peran Amerika dalam perwujudan perdamaian meski terjadi perselisihan dengan Israel.

Yang kontroversi, meski image Barack Obama negative di Israel karena dianggap pendukung Palestina, dukungan yahudi Amerika terhadap Obama masih tinggi. jajak pendapat yang dilakukan Gallub Center menunjukkan tingkat dukungan terhadap Obama masih di kisaran rata-rata 64 persen. Ini tingkat paling secara umum dibanding dukungan terhadap presiden Amerika sebanyak 15 poin. Angka-angka ini menujukkan satu hal bahwa dukungan kuat yahudi Amerika terhadap sikap presiden Obama tidak memiliki tingkat representasi tinggi dan tidak mencerminkan sikap-sikap organisasi yahudi yang menekan keras presiden dalam memperbaiki hubungan dengan Israel dan tidak menekannya demi mewujudkan perdamaian. Beberapa pekan setelah kritikan pedas organisasi-organisasi yahudi terhadap presiden Obama karena memburuknya hubungan antara Washington dan Tel Aviv, sebanyak 60 persen yahudi mengecam Israel akibat memburuknya hubungan ini. 55 persen dari mereka juga menilai bahwa Washington sudah tepat dalam sikapnya dan mengkritik Israel akibat rencana pembangunan pemukiman yahudi di Al-Quds Timur.

Sejumlah lembaga studi Amerika lainnya menyimpulkan bahwa yahudi Amerika bukanlah factor pengambat solusi damai di Timur Tengah. Ini menunjukkan bahwa suara mayoritas yahudi Amerika tidak selalu diterjemahkan dalam sikap politik. Kekuatan politik yahudi masih ditangan organisasi-organisasi yang berpandangan bahwa kewajiban mereka adalah membela Israel dan tidakan ekspansifnya.

Artinya, organisasi penekan yahudi lebih mendukung kelompok kanan Israel yang menginginkan agar semua Amerika memahami sikap Israel itu demi kepentingan Ameriak di Timur Tengah. Ketika anggota organisasi yahudi bilang bahwa mereka bekerja demi kepentingan negara mereka (Amerika) meski tindakan mereka tidak menunjukkan itu. Seperti yang ditulis oleh Meir Shamir Walt dalam bukunya terkenal soal Peran Lobi Yahudi dalam merancang politik Amerika di Timteng. (bn-bsyr)

infopalestina

Hamas sangat menjaga etika terhadap tawanan sesuai hukum Islam dan hukum internasional

شاليط يقول: كنت اشم الهواء وأرى الشمس وكل ما اعرفه انني على الكرة الارضية.
لم اعرف اسم احد وكانو ينادو بعض ( حماس واحد - حماس 2 وهكذا ...الخ
كنت اقرا الصحف واستمع للإذاعه والطعام شهي
سافتقد عددا من السجانيين( اعضاء حماس)
تعلمت عن الاسلام الكثير خلال فترة سجني وقرات الكتب
لم استمع لأي حديث بينهم وكانو ملثمين وكانو يتعاملون بالإشارة
الفحص الطبي دوري وكان الطبيب يلبس ايضا الزي العسكري لحماس
وعدتهم على ان لا اعود لحمل السلاح ضد الفلسطينيين
بعد يومين من الاسر ابلغوني اننا لا نقتل الاسير مهما حدث
احتفظو بالزي العسكري الخاص بي ولكن رفضت لبسه ولبست الزي
العسكري عند وصولي للجانب الإسرائيلئ.
لم اعذب او يضربوني ولكن بكيت كثيرا من كلامهم اثناء التحقيق

Kurang lebih terjemahannya sebagai berikut  


Shalit mengatakan (ttg suasana saat ia di tawan-pen.):

(Ktk ditawan-pen.) aku dpt menghirup udara, melihat matahari, serta hal2 lain yang dengan itu aku tahu bhw aku berada di atas bola dunia.

Aku tdk mengetahui satu namapun (pr penjaga hamas-peny). Ktk itu mrk biasa saling memanggil dgn: Hamas no.1, Hamas no.2, dst.

Aku membaca koran, mendengarkan radio, dan makanannya (yg diberikan kpdku-pen.) lezat. Aku akan merindukan sejumlah sipir penjara (pr anggota Hamas).

Aku mempelajari banyak hal ttg Islam selama masa penahananku dan juga membaca banyak buku.

Aku tdk pernah mendengar satu pun pembicaraan di antara mrk (pr sipir-pen). Mrk menggunakan penutup wajah dan saling berinteraksi dgn bahasa isyarat.

Pemeriksaan medis dilakukan secara berkala. Dan dokter (yg menanganiku-pen.) jg mengenakan seragam pasukan Hamas.

Aku telah berjanji kpd mrk untuk tdk kembali mengangkat senjata melawan bangsa Palestina.

Stlh dua hari berada di dalam penangkaran, mrk mengabariku bahwa kami (Hamas) tdk membunuhi para tawanan, apapun yang terjadi.

Mrk menyimpan seragam militerku, tp aku menolak mengenakannya (kembali-pen.). Aku kemudian memakainya saat aku tiba di wilayah Israel.

Aku tdk disiksa dan mrk tidak memukuliku. Namun, aku banyak menangis saat mendengarkan pembicaraan mrk selama penyidikan (interogasi).

dari syaikh Amin Ilyas

Turki ngotot masuk UE, dan UE ngotot nolak Turki,,Ini alasannya,,

wajar Turki dipersulit masuk Uni Eropa. di EU, ada Common Foreign and Security Policy (CFSP), dan Justice and Home Affair (JHA). itu artinya, kebijakan terpenting dalam HI (security) ditentukan bersama. sementara Eropa dgn Turki punya latar sejarah yg berbeda dan cenderung berseberangan kalau tidak mau disebut konfliktual. akan berat bagi Eropa, melakukan kecenderungan historis politik internasionalnya, jika ternyata negara yg cenderung berseberangan dengannya turut berperan dalam decision making process nya... memang Turki sekuler, tetapi kebangkitan AKP pada dasarnya menunjukkan kalau Turki selama ini memelihara api dalam sekam.

kira-kira selain aspek ekonomi, apa ya kepentingan Turki ngotot masuk ke EU? dari sisi manakah aspek security bisa terpenuhi (selain ekonomi)? toh Turki sudah masuk ke NATO...

kalau cuma faktor trade, FDI, & moneter, itu kan bisa dinegosiasikan diluar kerangka new regionalisme nya EU...

hmm...