By : Ayupria
Memiliki kulit wajah yang putih, bersih tanpa noda sedikit pun adalah impian semua wanita. Itu normal, selama cara-cara yang digunakan untuk mendapatkannya adalah cara-cara yang aman. Sebagian dari kaum hawa ada yang memilih untuk merawatnya secara alami jika mereka tidak memiliki masalah yang serius terhadap kulit wajah mereka. Namun, tidak sedikit yang menyerahkan perawatan wajah mereka ke klinik kecantikan yang berefek pada menjamurnya klinik kecantikan saat ini. Tarif yang ditawarkan mulai dari biasa hingga puluhan juta, tergantung perawatan apa yang dipilih. Meskipun ada juga yang memilih cara instant dengan menggunakan kosmetik berbahan dasar yang berbahaya, tetapi disini saya tidak akan membahasnya lebih lanjut.
Guys, saat kita masih rajin melakukan perawatan tentu kulit wajah yang cantik akan kita dapatkan. Namun sayangnya, setelah pemakaian yang cukup lama, katakanlah tiga tahun, kulit wajah akan menjadi kebal dengan obat tersebut sehingga krim yang biasa diberikan justru tidak memberi efek apapun. Itulah tandanya kulit kita sudah dalam taraf "ketagihan". Akhirnya dosis yang lebih tinggi pun diberikan. Semakin tinggi dosis, maka akan semakin tergeruslah kulit luar dari wajah kita, atau sering disebut pengelupasan. Jika kulit luar terkelupas, otomatis tidak ada lagi pelindung alami kulit bagian dalam dan menyebabkannya menjadi lebih gampang iritasi. Salah satu contoh kulit yang telah teriritasi adalah perih saat bersentuhan dengan bahan yang kasar, seperti handuk misalnya, serta menjadi kemerahan jika terkena sinar matahari.
Saya sendiri adalah salah satu pengguna jasa perawatan dokter kulit di salah satu klinik kecantikan terbaik di kota saya, Yogyakarta. Namun, pada akhirnya saya memutuskan untuk berhenti menggunakannya karena beberapa hal, pertama adalah masalah biaya mengingat untuk sekali perawatan saja sudah merogoh kocek yang lumayan dalam, belum lagi ditambah berbagai macam krim, serum, facial wash serta toner. Kedua adalah masalah waktu, untuk mendapatkan sebuah perawatan yang kita inginkan, kita harus sabar antri. Dan ketiga adalah karena saya sudah berniat dalam hati untuk melakukan perawatan yang biasa saja.
Pada awalnya memang sulit, bahkan terjadi reaksi di luar dugaan saya, kulit wajah saya jadi bentol berbintik bintik, kasar jika diraba, terutama di sekitar mulut dan di pipi atas dekat dengan mata. Lama kelamaan jerawat besar-besar, jauh lebih besar dari jerawat saya sebelum ke klinik ini. Akhirnya saya pun menyerah, saya kembali ke klinik tersebut.
Nah, kali ini saya benar-benar berniat untuk berhenti menimbang konsekuensinya terhadap kulit wajah saya yang semakin tipis. Sama dengan sebelumnya, kulit wajah saya mulai berbintik bintik kemerahan dan terasa perih serta gatal. Namun, belajar dari pengalaman sebelumnya, saya tidak menggunakan kosmetik apapun. Saya biarkan kulit wajah saya beradaptasi, anggap saja ini adalah masa transisi dari kosmetik dokter ke kosmetik berikutnya. Saat-saat itu saya jalani selama seminggu, tanpa menggunakan make up apapun. Hanya menggunakan pelembab dan lidah buaya, serta sering-sering menggunakan masker. Dan ternyata berhasil, bintik-bintik dan jerawat yang tadinya nongol menjadi kering dan berguguran sendiri. Setelah saya cek dari beberapa sumber, ternyata obat dari dokter spesialis kulit itu berefek menipiskan bahkan menghilangkan lapisan luar kulit, jadi ketika kita berhenti kulit wajah jadi tidak terlindungi lagi, padahal sudah terlanjur tidak ada pelindungnya. Kulit baru butuh waktu untuk tumbuh kembali selama beberapa waktu. Jika dalam waktu menunggu kulit baru itu tumbuh kita menggunakan kosmetik lain, make up atau pelembab yang berat maka justru akan memperparah iritasi dan menjadikan wajah berjerawat berukuran besar seperti pengalaman saya pertama kali.
Beberapa hal yang harus dilakukan supaya bisa benar-benar berhenti total dari klinik kecantikan akan saya sebutkan dibawah ini, murni dari pengalaman saya sendiri yah. Jadi insyaallah aman, karena sudah teruji ke saya sendiri, hehehe ...
1 . Pada hari pertama setelah diniatkan untuk berhenti, cobalah untuk berganti secara perlahan. Pertama krim pagi yang biasanya kita gunakan, ganti dengan pelembab yang ringan serta ada tulisannya "Non Comedogenik" atau "Tidak menyumbat pori", dan pelembab yang ada tulisannya itu baru saya temukan hanya di Nivea dan Clean n Clear. Ini hanya krim pagi, untuk krim malam, tetap gunakan krim malam dari resep dokter di klinik. Lakukan ini selama seminggu atau minimal hingga tidka terjadi reaksi lagi di kulit. (untuk saya pribadi, hal ini berlangsung selama seminggu)
2 . Pada minggu selanjutnya, cobalah untuk berhenti menggunakan krim malam. Jangan kaget jika terjadi iritasi yang cukup parah. Kulit wajah akan terasa panas dan terbakar, kemudian muncul sensasi perih hingga timbulah bintik-bintik kemerahan diikuti jerawat. Saran saya, tetap stay cool..
Jangan gunakan kosmetik apapun dalam masa-masa ini, apalagi kosmetik yang berat. Cukup gunakan pelembab ringan seperti Nivea, Clean n Clear atau pelembab biasa dari Mustika Ratu dan Sari Ayu.
3 . Jangan mencuci muka dengan facial wash, jika ingin membersihkan muka, gunakan milk cleanser dan toner yang bebas alkohol misalnya yang Milk Cleanser dan Toner nya viva. Itu ringan banget, dan ga ngaruh dicampur sama kosmetik apa aja, murni cuma membersihkan.
4 . Jika memungkinkan, ketika cuaca panas, atau setelah terpapar matahari, debu atau polusi, segera bersihkan wajah kemudian oleskan getah dari lidah buaya. Bagi yang pertama melakukannya, akan timbul sensasi gatal, tapi jangan digaruk. Ada juga yang tidak tahan dengan bau lidah buaya itu sendiri. Diamkan hingga kering kemudian cuci. Lidah buaya sangat efektif untuk menyembuhkan iritasi.
5 . Untuk kulit yang berbintik-bintik, gunakan sand paper atau peeling untuk menggosoknya. Namun untuk jerawat yang besar, gunakan sendok ulna untuk mengeluarkan mata jerawat. Caranya, bersihkan wajah dengan milk cleanser dan toner, kemudian gosokan sand paper atau peeling ke daerah yang berjerawat kecil-kecil. Untuk jerawat yang berukuran besar, keluarkan mata jerawat dengan sendok ulna hingga darah kotor dari jerawat benar-benar berhenti. Segera oleskan rivanol untuk mencegah infeksi. diamkan beberapa saat. Uapkan wajah dengan air hangat atau bisa juga kalau kalian sedang memasak nasi, uapkan diatasnya. Kandungan vit. B dari beras sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit wajah. setelah pori-pori terbuka, oleskan masker. Pilih masker untuk wajah berjerawat. Tapi ingat, jangan gunakan masker liquid, karena kandungan di dalamnya lebih kompleks dari masker racik. Saya pribadi menggunakan masker indah warni dari mustika ratu. Lakukan perawatan ini 2 hari sekali. Jika jerawat sudah berkurang bisa dilakukan 3 hari sekali.
Oya, setelah masker dicuci bersih, oleskan es batu di wajah kita ya. Dan..tidur deh.
6 . Pagi hari nya, seperti biasa oleskan pelembab yang ringan ke wajah. Lakukan ini selama beberapa kali hingga jerawat mengering dan rontok dengan sendirinya (jangan dipegang-pegang ya, karena tangan yang kotor akan membuatnya semakin parah)
7 . Nah, langkah terakhir, setelah jerawat berkurang dan kulit wajah sudah tumbuh lagi, gunakan krim malam yang ringan dulu sebelum menggunakan krim malam pilihan kalian. Saya menggunakan krim bengkuang dari Mustika Ratu juga.
8 . Nah jika kulit wajah sudah kembali normal, silahkan pakai kosmetik pilihan kalian masing-masing seperti biasa.
Selamat mencoba
regards
Ayupria